Menu

Tips Merekrut Tukang Bangunan Berkualitas

0 Comments


Sebuah konstruksi bangunan akan berjalan lancar jika konsumen dapat menanggung biaya pembangunannya. Namun, selain biaya, konstruksi bangunan juga sangat ditentukan oleh tukang bangunan. Kualitas tukang bangunan akan berpengaruh pada kepercayaan pelanggan terhadap perusahaan. Lantas, bagaimana cara merekrut tukang bangunan yang berkualitas?

Jasa Tukang Bangunan Borongan

Sejasa.com

Melihat keahlian yang dibutuhkan

Hal pertama yang harus dilakukan ketika memilih tukang bangunan ialah melihat keahliannya. Melalui CV mereka, lihatlah apakah pengalaman dan keahlian mereka memenuhi kriteria. Keahlian tersebut misalnya seperti membuat pondasi, melakukan penggalian, serta menata batu bata. Tanpa adanya keahlian, calon tukang bangunan tentu akan kesulitan bekerja dengan rekannya. Namun, keahlian tukang bangunan tidak terbatas pada keahlian yang bersifat teknis saja. Ia juga harus memiliki keahlian lain yang dapat menunjang pencapaiannya.

Beberapa contoh keahlian non-teknis yang diperlukan tukang bangunan:

  • Memecahkan masalah
  • Membuat keputusan dengan cepat
  • Bekerja sama dan berkomunikasi
  • Membuat perencanaan dan pengaturan

Meski dibutuhkan keahlian, perilaku tetap yang utama

Selain bisa bekerja sesuai prosedur, seorang tukang bangunan juga harus berperilaku baik. Cara tukang bangunan berperilaku sangatlah penting untuk membangun citra positif perusahaan. Tukang bangunan yang berperilaku buruk dapat menyebabkan penurunan jumlah konsumen. Kapabilitas perusahaan akan diragukan jika pekerjanya saja memiliki perilaku negatif. Oleh karena itu, perusahaan harus mengutamakan tukang bangunan yang bermoral. Keahlian memang penting, namun keahlian bisa diperbanyak seiring berjalannya waktu.

Mengadakan masa pelatihan

Sebelum direkrut, perusahaan dapat mengadakan program pelatihan kepada calon tukang bangunan. Cara ini merupakan cara efektif untuk mencari calon tukang bangunan yang berpotensi. Program pelatihan dapat memperlihatkan seberapa baik para kandidat menyesuaikan diri mereka. Selain itu, kepribadian dan keahlian mereka juga akan terlihat selama masa pelatihan. Setelah mengikuti pelatihan, para kandidat tentu akan siap dilibatkan di sebuah proyek. 

Lakukan wawancara dan tes

Proses wawancara merupakan satu-satunya kesempatan sebelum menentukan kandidat mana yang direkrut. Ketika wawancara, pihak perusahaan harus mengajukan pertanyaan yang sesuai kepada kandidat. Selain itu, kandidat juga harus diberikan kesempatan untuk menunjukkan keahlian-keahliannya. Sebelum melakukan tatap muka, ada baiknya kandidat diwawancarai melalui telepon. Wawancara via telepon dapat menentukan kesan pertama terhadap kandidat. Dengan demikian, perusahaan dapat menentukan apakah ia cocok untuk diundang wawancara. Berikan juga tes kepribadian untuk melihat seberapa cocok ia dengan budaya perusahaan. Proses ini harus dilakukan secara objektif agar kualitas tukang bangunan dapat dipercaya.

Mencari referensi dari tukang bangunan yang sudah ada

Cara efektif lainnya untuk mencara kandidat berkualitas adalah melalui referensi. Hal ini dapat ditanyakan ke tukang-tukang bangunan yang direkrut perusahaan tersebut. Perusahaan sebaiknya juga menawarkan insentif bagi tukang bangunan yang dapat memberikan referensi. Dengan demikian, mereka akan mencari dan mempertimbangkan orang-orang di sekitarnya yang berpotensi. Mereka akan menilai kepribadian dan keahlian kandidat berdasarkan standar perusahaan. Karena itu, kandidat yang direkrut melalui referensi biasanya akan bekerja lebih lama.

Melihat minat kandidat

Seperti pekerjaan lainnya, pekerjaan konstruksi juga membutuhkan minat dari pekerjanya. Jika memiliki minat, tukang bangunan akan membuat proses konstruksi berjalan lancar. Ketika wawancara, perusahaan harus menanyakan hal-hal tertentu kepada kandidat. Dengan demikian, akan telihat apakan kandidat memiliki minat atau tidak. Akan terlihat perbedaan antara kandidat yang ingin bekerja atau hanya mencari bayaran yang besar. Bila ternyata kandidat memperlihatkan minatnya, berarti ia patut dipertimbangkan. Kandidat yang minatnya tinggi biasanya juga tidak akan mudah berpindah tempat.

Tags: ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *